Anti-Abuse Policy
Anti-Abuse Policy
SIDIYA: Jurnal Peumaju Budaya is committed to preventing all forms of abuse in the scholarly publishing process, including the following:
1. Citation Manipulation
SIDIYA Journal prohibits coercive citation practices, excessive irrelevant citations, or requests by editors/reviewers to add citations to a specific journal solely to boost citation metrics. Citations may only be added based on genuine scientific relevance.
2. Abuse of the Review Process
SIDIYA Journal prohibits any form of manipulation of the peer review process, including but not limited to: the use of fake reviewer identities, undisclosed conflicts of interest, or attempts to influence editorial decisions outside official channels.
3. Unethical Authorship Practices
SIDIYA Journal rejects ghostwriting (uncredited hidden authors), guest authorship (listing names without genuine contribution), and gift authorship. All listed authors must have a genuine and accountable scientific contribution.
4. Duplicate Publication and Salami Slicing
SIDIYA Journal prohibits duplicate publication of the same data/research results, as well as the improper splitting of a single study into multiple articles solely to increase publication count.
5. Manuscript Confidentiality
Manuscripts under review are confidential. Reviewers are prohibited from using, sharing, or exploiting information from manuscripts under review for personal benefit prior to official publication.
6. Reporting and Sanctions
Any suspected abuse may be reported to the editorial office via sidiya@kreyatcenter.com. SIDIYA Journal will investigate all reports in accordance with Committee on Publication Ethics (COPE) guidelines, and may impose sanctions ranging from manuscript rejection, retraction of published articles, to a future submission ban for parties found to have committed violations.
Indonesian================================================================
Kebijakan Anti-Penyalahgunaan (Anti-Abuse Policy)
SIDIYA: Jurnal Peumaju Budaya berkomitmen mencegah segala bentuk penyalahgunaan dalam proses penerbitan ilmiah, mencakup hal-hal berikut:
1. Manipulasi Sitasi
SIDIYA Journal melarang praktik sitasi paksa (coercive citation), sitasi berlebihan yang tidak relevan, atau permintaan penambahan sitasi ke jurnal tertentu oleh editor/reviewer semata-mata untuk meningkatkan metrik sitasi. Sitasi hanya boleh ditambahkan berdasarkan relevansi ilmiah.
2. Penyalahgunaan Proses Review
SIDIYA Journal melarang segala bentuk manipulasi proses peer review, termasuk namun tidak terbatas pada: penggunaan identitas reviewer palsu, konflik kepentingan yang tidak diungkapkan, atau upaya mempengaruhi keputusan editorial di luar proses resmi.
3. Praktik Kepenulisan Tidak Etis
SIDIYA Journal menolak praktik ghostwriting (penulis tersembunyi yang tidak dicantumkan), guest authorship (pencantuman nama tanpa kontribusi nyata), dan gift authorship. Seluruh penulis yang tercantum wajib memiliki kontribusi ilmiah yang nyata dan dapat dipertanggungjawabkan.
4. Duplikasi dan Segmentasi Publikasi (Salami Slicing)
SIDIYA Journal melarang publikasi berganda dari data/hasil penelitian yang sama, serta pemecahan satu penelitian menjadi beberapa artikel secara tidak wajar hanya untuk menambah jumlah publikasi.
5. Kerahasiaan Naskah
Naskah yang sedang dalam proses review bersifat rahasia. Reviewer dilarang menggunakan, membagikan, atau memanfaatkan informasi dari naskah yang direview untuk kepentingan pribadi sebelum publikasi resmi.
6. Pelaporan dan Sanksi
Setiap dugaan penyalahgunaan dapat dilaporkan ke redaksi melalui sidiya@kreyatcenter.com. SIDIYA Journal akan menyelidiki setiap laporan sesuai pedoman Committee on Publication Ethics (COPE), dan dapat menjatuhkan sanksi berupa penolakan naskah, pencabutan (retraction) artikel yang telah terbit, hingga larangan submit di masa mendatang bagi pihak yang terbukti melakukan pelanggaran.
