PENGEMBANGAN PLATFORM DIGITAL WISATA MEMANCING DI KOTA BANDA ACEH
DOI:
https://doi.org/10.64617/kreyat.v3i2.107-123Keywords:
Platform Digital, Wisata, Memancing, Kota, Banda AcehAbstract
Banda Aceh City, known for its natural beauty has great potential in the tourism sector, including fishing tourism. Fishing activities not only serve as a hobby for many people, but can also serve as a major tourist attraction. This study aims to develop a digital platform that will provide information about fishing spots in the city of Banda Aceh, information about fishing shops, and bait shops that will be made in tabular form and displayed on the website. This study uses a qualitative descriptive research method, Data consists of primary and secondary sources including observations, interviews and literature studies, data analysis is arranged in tabular form and will be uploaded to the website. Data from bait shops, which shows that live shrimp is still a favorite bait, for anglers. Factors that influence consumer choices include: product quality, affordable prices, strategic locations, and recommendations from the fishing community. The digital platform is designed using WordPress CMS with four main features: homepage, fishing spots, fishing shops, and bait shops. All data is presented in the form of interactive tables and map visualizations to facilitate information access for users.
Downloads
References
Ambara, I. G. Y. A., Paramitha, A. A. I. I., & Putri, I. G. A. P. D. (2024). Pengembangan Website Desa Wisata Sebagai Media Informasi Wisatawan Pada Desa Temesi. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Vol 4 (2) 408-414. DOI: https://doi.org/10.59431/ajad.v4i2.354
Aprilia, R. G. 2018. Pengaruh Perbedaan Umpan Alat Tangkap Pancing Ulur (Handline) di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong {skripsi}. Kabupaten Lamongan : (ID) Universitas Brawijaya.73 Halaman.
Azmar, F., & Qadri, L. (2020). Penerapan Tema Back to Nature pada Wisata Pemancingan di Banda Aceh. Jurnal ilmiah Arsitektur dan Perencanaan 4 (2) : 38–40.
Christian, Y., & Ang, F. 2022. Pengembangan dan Implementasi Website di SMKN 1 Batam Menggunakan WordPress. Journal In National Conference for Community Service Project (NaCosPro). Vol. 4 (1) : 1072-1079.
Dewi, A. C., Maulana, A. A., Nururrahmah, A., Ahmad, A., Naufal, A. M. F., & Muhammad Fadhil, S. (2023). Peran Kemajuan Teknologi dalam Dunia Pendidikan. Journal on Education. Vol 6 (1) : 9725-9734.
[Diskan] Dinas Perikanan. 2023. Jenis-Jenis Alat Penangkapan Ikan. Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. (ID):Dinas Perikanan Lebak.
[Diskominfo] Dinas Komunikasi Informatika (2023). Kadispar Banda Aceh : Banyak Spot Mancing di Aceh Yang Diminati Wisatawan Manca Negara. Banda Aceh. (ID):Diskominfo.
Dwi, D. F., Warman, C., Febrianata, E., & Sulistiana, I. 2023. Optimalisasi Platform Digital Dalam Pengembangan Desa Wisata Tanjung Lesung. Jurnal Nauli. Vol 2 (2) : 1-11.
Fauziyyah, D. 2023. Pembuatan Website Company Profile Pada Konoba Coffee Menggunakan CMS Wordpress. Applied Business and Administration Journal. Vol. 2 (3) : 80-98. DOI: https://doi.org/10.62201/abaj.v2i3.67
Ginson Sembiring, B. 2016. Klub Memancing Komunitas RC Boat di Pangandaran {Skripsi}. (ID) Universitas Komputer Indonesia. 67 Halaman.
Haq, M. S., & Setyowati, N. A. D. (2021). Pengembangan Website Sekolah Berbasis Wordpress Pada Yayasan Al Aziz Jatisawahan Nganjuk. Jurnal Administrasi, Kebijakan, Dan Kepemimpinan Pendidikan. Vol 2 (2) : 214. DOI: https://doi.org/10.26858/jak2p.v2i2.30885
[Kumparan] 2023. Arti Platform, Fungsi, dan jenis-jenisnya. (ID):Kumparan.
Mulyati, D., Khairiadi, K., Yana, S., & Zein, I. (2018). Pengembangan potensi wisata di kota Banda Aceh dengan analisis SWOT. Jurnal Serambi Engineering.Vol 3 (1) : 292–298.
Nugraha, R. I., Affrilyno, A., & Muazir, S. Wisata Pemancingan di Kabupaten Kubu Raya. Jurnal Mosaik Arsitektur. Vol 12 (2) : 199-212.
Pratama, N. 2015. Strategi Rasional Pengembangan Usaha Kolam Pancing Lomba Di Kecamatan Krian Dan Kolam Pancing “Bukan Lomba” di Kecamatan Sukodono {Skripsi}, Kabupaten Sidoarjo : (ID) Universitas Airlangga. 102 Halaman.
Rahmawati, E., Syukron, A., Agustina, C., & Sulistyo, G. B. (2024). Strategi Digitalisasi Layanan Wisata Melalui Pengelolaan Website di Kampung VW Borobudur. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa. Vol 2 (9) : 3686-3692. DOI: https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i9.1528
Rahmi, M., & Bardi, S. (2017). Peranan Teknologi Informasi Berbasis Website dalam Upaya Pengembangan Kepariwisataan di Kota Banda Aceh. Jurnal Pendidikan Geosfer. Vol 2 (1) : 2541-6936.
[Redaksi] 2024. Surga Tersembunyi Bagi Pemancing Di Banda Aceh Dan Aceh Besar. (ID):Habadaily.
Rifki, M. F., & Findawati, Y. (2021). Sistem Informasi Geografis Pencarian Lokasi Wisata Pemancingan Di Sidoarjo Berbasis Website. Procedia of Engineering and Life Science. Vol 1 (2) : 1-7
Surentu, Y. Z., Warouw, D. M., & Rembang, M. 2020. Pentingnya website sebagai media informasi destinasi wisata di dinas kebudayaan dan pariwisata kabupaten minahasa. Jurnal Acta Diurna Komunikasi. Vol 2 (4) : 1-17.
Syahputra, F., Aldayani, S., & Mukhlis, M. (2022). Identifikasi Bahan Material Pembuatan Rumpon Laut Dangkal Di Gampong Jawa Kota Banda Aceh. Jurnal Tilapia. Vol 3(1) : 8-16. DOI: https://doi.org/10.30601/tilapia.v3i1.2611
Waluyo, D. K. 2021. Pengaruh Strategi Pemasaran (7P) Dalam Pengambilan Keputusan Pengguna Jasa Pemancingan (Studi Pada Pemancingan Suko Kabupaten Lumajang). Journal of Organization and Business Management. Vol 3 (3) : 247-254.
Yeni, E., & Naufal, A. (2017, November). Identifikasi aktivitas pengembangan fasilitas pelabuhan perikanan pantai lampulo banda aceh. In Prosiding SEMDI-UNAYA (Seminar Nasional Multi Disiplin Ilmu UNAYA). Vol 1 (1) : 355-363.
Yuliani, O., & Prasojo, J. (2017). Rancang Bangun Sistem Informasi Obyek Wisata Berbasis Web Menggunakan Metode User Centered Design (Ucd). Angkasa. Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi. Vol 7 (2) : 149-164. DOI: https://doi.org/10.28989/angkasa.v7i2.158
Zuhrayani, R., Syahputra, F., & Handayani, L. (2023). Makrozobentos Sebagai Bioindikator Kualitas Air pada Kawasan Budidaya Tambak Daerah Pantai Alue Naga Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh. Jurnal Tilapia. Vol 4(1) : 51-61. DOI: https://doi.org/10.30601/tilapia.v4i1.3179
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Fhalefi Djazuli, Faisal Syahputra, Agus Naufal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak cipta
Penulis yang diterbitkan dalam jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
1. Hak cipta setiap artikel dipertahankan oleh penulis.
2. Penulis memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons, memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan dan publikasi awal dalam jurnal ini.
3. Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awal mereka di jurnal ini.
4. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (Misalnya di Repositori Institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.
5. Artikel dan semua materi terkait yang diterbitkan didistribusikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0.
Lisensi
![]()
Jurnal Kreasi Rakyat (JKR) dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0
Anda bebas untuk:
Bagikan — salin dan distribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun
Beradaptasi — remix, transformasi, dan bangun di atas materi untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial
Dengan ketentuan sebagai berikut :
Atribusi — Anda harus memberikan kredit yang sesuai, memberikan tautan ke lisensi, dan menunjukkan apakah perubahan telah dilakukan. Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara apa pun yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
ShareAlike — Jika Anda me-remix, mengubah, atau membangun materi, Anda harus mendistribusikan kontribusi Anda di bawah lisensi yang sama dengan aslinya
Tidak ada batasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan persyaratan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan lisensi.